Kartografi

Kartografi Ilmu Membuat Peta : Definisi, Sejarah, Proyeksi Peta

Posted on

Komun.id – Kartografi adalah ilmu pembuatan peta, studi dan praktik membuat peta untuk mengkomunikasikan informasi spasial, topografi, dan geografis secara efektif.

Definisi Kartografi

Definisi Kartografi

Kartografi adalah ilmu dan seni pembuatan peta. Bidang studi ini berkaitan erat dengan produksi, konsepsi, studi peta dan grafik. Kartografi sangat berkaitan erat dengan Geografi, masing-masing bidang studi ini sangat bergantung antara satu dengan lainnya untuk memudahkan manusia memahami dunia dimana kita hidup, cara hidup, serta posisi manusia di bumi

Sejarah Kartografi

Dalam sejarahnya, ilmu ini sudah ada dalam masa prasejarah. Beberapa lukisan gua prasejarah membuktikan jika manusia telah mencatatatkan banyak hal penting mengenai kehidupan di masa lalu, artefak yang telah diawetkan telah memberikan bukti lokasi keberadaan kota kuno serta peradabannya. Sebuah lukisan dinding, diperkirakan dibuat abad ke-7 SM, mungkin menjadi salah satu peta tertua di dunia. Lukisan ini diyakini mewakili lokasi Çatalhöyük, sebuah kota di Anatolia kuno.

Bentuk pemetaan yang lebih modern mulai berkembang dari abad ke 6 SM. Orang Yunani dan Roma kuno adalah pelopor dalam perkembangan ini. Anaximander, Filsuf Yunani dan Ptolemy, ilmuwan berbakat Yunani adalah kontributor yang paling menonjol dalam mengembangkan hal ini. Keduanya diketahui telah mendokumentasikan peta pertama di dunia. Pada 1154, seorang sarjana Arab Muhammad al-Idrisi menyiapkan sebuah atlas abad pertengahan yang menggabungkan pengetahuan tentang dunia yang dikumpulkan dari pedagang arab yang telah melanglang buana untuk berdagang.

Bergeser ke belahan sebelah timur, peradaban kuno juga berkembang di India dan China yang menghasilkan peta kuno. Astronom dan kartografer India sudah mulai memetakan bintang kutub dan rasi bintang menggunakan sistem pemetaan usia tua. Dinasti Qin di Cina dikaitkan dengan produksi beberapa peta tertua yang masih ada di dunia, beberapa bahkan membuktikan berasal dari abad ke 5 SM

Penemuan Teleskop, kompas dan Sextant telah merevolusi dunia Kartografi. Memicu eksplorasi secara besar-besaran negara di Eropa untuk memulai penjelajahan dan pendudukan wilayah baru di dunia dari abad ke 15 sampai abad ke 17. Para kartografer melakukan survei ekstensif, menjelajahi setiap jengkal tanah di bumi, membuat peta terperinci dan menggambarkannya pada sebuah lembaran kertas. Peta resmi dunia tertua yang masih ada di produksi pada tahun 1492 oleh kartografer Jerman Martin Behaim.

Kartografi Umum VS Tematik

Umum

Ranah ini melibatkan produksi pembuatan peta untuk khalayak umum dan mencakup aspek yang bervariasi terkait dengan lokasi dan referensi. Contohnya serangkaian penuh 1:24000 skala peta topografi yang dihasilkan oleh US Geological Survey, dan 1:50000 “Ordnance Survey ” peta yang mewakili Britania Raya yang diproduksi oleh pemerintah Inggris Raya.

Tematik

Bidang ini berkaitan dengan produksi peta tematik berdasarkan tema geografis tertentu, penggunanya adalah khalayak tertentu. Misalnya peta lokasi pertambangan, peta lokasi demografis ( seperti kepadatan penduduk) suatu wilayah/kota.

Apa itu Proyeksi Peta ?

Proyeksi peta adalah representasi sistematis bumi atau bagian dari bumi dengan meridian dan paralel pada permukaan datar. Proyeksi peta dikaitkan dengan berbagai bentuk distorsi. Hanya dunia yang dapat mewakili area dan bentuk dengan akurasi. Berbagai jenis proyeksi peta telah dirancang untuk mengatasi berbagai jenis distorsi.

Jenis proyeksi peta

Berikut ini adalah beberapa jenis yang mencakup ke dalam proyeksi peta :

  • Proyeksi Silindris : bumi di anggap sebagai silinder dengan paralel horisontal dan Meridian vertikal. Proyeksi Mercator adalah salah satu contoh dari jenis silinder proyeksi.
  • Proyeksi silinder pseudo: paralel dan Meridian tengah dipetakan sebagai garis lurus sementara Meridian lainnya secara teratur ditempatkan di garis lengkung.
  • Proyeksi conic: peta proyeksi conic paralel sebagai busur lingkaran dan Meridian sebagai garis lurus.
  • Proyeksi pseudoconical: dalam proyeksi pseudoconical, Semua Meridian kecuali Meridian tengah (yang diwakili sebagai garis lurus) diwakili sebagai busur kompleks. Kesejajaran adalah dalam bentuk busur melingkar.
  • Azimuthal proyeksi: paralel dalam bentuk penuh, lingkaran konsentris sementara Meridian dalam bentuk garis lurus.
  • Proyeksi pseudoazimuthal: dalam jenis proyeksi peta, khatulistiwa, dan Meridian tengah berpotongan satu sama lain sebagai garis lurus, tegak lurus. Sisa paralel dalam bentuk kurva yang kompleks yang membungkuk menjauh dari Khatulistiwa. Demikian pula, Meridian lain dipetakan sebagai kurva kompleks yang membungkuk ke arah Meridian tengah.

Simak Juga pembahasan kami lainnya :

Pembahasan Kartografi Ilmu Membuat Peta : Definisi, Sejarah, Proyeksi Peta ini semoga dapat menambah wawasan anda, silahkan share dengan menyertakan link asli blog ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *