Apa itu Cartographer

Cartographer : Pengertian, Tugas, Alat Kerja

Posted on

Apa itu Cartographer ?

Seorang ahli yang mempelajari ilmu Cartografi, terlibat dalam proses pembuatan peta. Mereka mengumpulkan, mengukur, menganalisa, dan menafsirkan informasi geografis. Cartografi Adalah seni dan ilmu pembuatan peta. Dalam istilah yang lebih spesifik, representasi grafis dari wilayah geografis pada permukaan datar.

Praktik modern Cartografi melibatkan penggunaan foto Aerial dan satelit sebagai basis untuk peta yang diinginkan. Data fotografis yang dikumpulkan diterjemahkan ke dalam peta untuk menghasilkan tingkat akurasi yang sebelumnya tidak dapat dicapai.

Tugas Cartografer

Tugas Cartografer

Tugas Utama Cartographer adalah terlibat langsung pengumpulan dan verifikasi data yang digunakan dalam proses pembuatan peta. Mengumpulkan serta menganalisa data pendukung termasuk Pola curah hujan tahunan, kepadatan populasi, kematian, karakteristik demografi dan lokasi dari kontur alam serta variabel yang lainya.

Cartografer juga memariksa dan mengkompilasi data dari berbagai sumber survei termasuk pengumpulan bukti foto aerial dan satelit, laporan serta survei tanah untuk mempersiapkan peta tematik.

Peta tematik  dapat di aplikasikan ke dalam bentuk digital atau grafis untuk berbagai kegunaan misalnya bisnis, pendidikan atau arsip pemerintah. Selain pembuatan peta, CArtografer juga mervisi peta dan grafik yang ada untuk penyesuaian dan koreksi

Alat kerja Cartographer

Sebelum abad ke-17, cartographer memperoleh data dari peta lama yang diturunkan kepada mereka selama berabad-abad untuk membuat peta baru. Penemuan teleskop dan Kompas meningkatkan akurasi dari peta. Saat ini, cartographer menggunakan informasi khas dari survei gedetik dan sistem penginderaan jauh lainnya seperti satelit, foto udara, dan teknologi lainnya. Foto udara didapat dari foto udara helikopter menggunakan kamera khusus yang menggunakan Light-Imaging Detection and Ranging  (LIDAR). LIDAR menggunakan jenis laser khusus yang ditempelkan pada pesawat untuk memetakan secara digital topografi suatu daerah. Hal ini lebih akurat daripada metode survei tradisional dan juga berguna dalam mengumpulkan data lain seperti kepadatan hutan dan lokasi kanopi. Data yang diperoleh oleh LIDAR terutama digunakan untuk memberikan informasi untuk spesialis seperti insinyur, ahli geologi, dan seismolog.

Cartographer juga dapat membuat peta dengan menggunakan Geographic Information Systems (GIS). Teknologi GIS digunakan untuk mengumpulkan, menganalisa, mengintegrasikan, dan menampilkan informasi spasial dalam bentuk digital. Peta yang dihasilkan oleh teknologi GIS menghubungkan informasi grafis dan non-grafis spasial. Ketika Cartographer tidak berada di lapangan untuk mengumpulkan dan memverifikasi data, mereka bekerja di belakang komputer khusus. Kantor menyediakan lingkungan yang cocok di mana mereka dapat mengekstrak informasi dari jumlah besar data yang dikumpulkan dari Lapangan

Simak pembahasan lainnya :

Merevisi peta

Selain membuat peta baru, Cartographer juga akan merevisi peta yang ada untuk menghilangkan kesalahan dan memperbarui informasi. Proses merevisi peta yang ada melibatkan penentuan tematik dan ketepatan posisi dari fitur yang dipetakan. Hal ini juga melibatkan menentukan informasi tambahan yang harus ditambahkan ke peta, dan bagaimana informasi tersebut akan mempengaruhi peta akhir. Setelah draft peta akhir sudah siap, para Cartographer melaporkan melalui draft untuk memastikan akurasi dan keandalan peta akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *